Balok

tentang rumah_page_3

Dalam sebuah sistem struktur, terdapat beberapa elemen-elemen yang saling merangkai membentuk sebuah kesatuan unit konstruksi. Bagian struktur umumnya berbentuk lurus, kecuali bagian struktur yang berbentuk struktur pelengkung dan juga rangka batang.  Bagian elemen struktur yang lurus dan terbebani secara transversal disebut balok. Disebut terbebani secara transversal karena elemen ini biasanya terbebani oleh gaya dari berbagai arah yaitu gaya vertikal, horizontal dan momen. Biasanya pada bangunan gedung, elemen balok akan menerima beban dari pelat lantai yang diatasnya dan kemudian disalurkan ke kolom.

Balok dapat memiliki banyak nama, seperti balok anak (joist), balok utama (girder), kasau atau usuk (rafter), dan purlin. Balok dapat menumpu gaya-gaya aksial. Apabila gaya aksial tersebut merupakan gaya dalam yang berupa gaya tekan, maka elemen struktur itu disebut dengan istilah balok-kolom. Balok menumpu beban-beban dalam sebuah jarak tertentu yang disebut bentang. Beban-beban balok dapat merupakan sebuah gaya terpusat, atau sebuah beban yang merata pada beberapa ataupun seluruh bagian dari balok.

Salah satu perkembangan dari elemen balok yang ada sekarang adalah balok tinggi. Balok tinggi adalah balok yang mempunyai rasio bentang (L) dan tinggi balok (H) yang kecil. Perilaku dan karakteristik balok tinggi sangat berbeda dengan perilaku dan karakteristik balok yang mempunyai perbandingan normal. Pada balok tinggi akan dominan terjadi keruntuhan akibat tegangan geser. Balok tinggi dapat dipakai sebagai struktur pengaku / bressing pada bangunan gedung tinggi. Selain itu, balok tinggi juga dapat digunakan sebagai gelagar melintang yang diletakkan di atas pier jembatan (pier cap).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>