Material Konstruksi

120201-r-pilih-mana-400x250-300x187

 

 

Pemilihan jenis material apa yang akan digunakan dalam sebuah konstruksi seperti beton, baja atau kayu bergantung pada beberapa pertimbangan [MacGregor, 2009]. Pertimbangan yang pertama dilihat dari segi ekonomisnya. Keekonomisan merupakan pertimbangan utama dalam konstruksi struktur karena biaya sebuah konstruksi struktur bergantung pada material yang digunakan, desain struktur yang dibuat dan waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah konstruksi. Sebagai contoh, dalam hal waktu pelaksanaan, konstruksi baja akan lebih cepat dibandingkan dengan konstruksi beton bertulang. Akan tetapi dari segi biaya, konstruksi baja lebih mahal dari pada konstruksi beton bertulang.

Selanjutnya struktur sebuah bangunan harus dapat menahan efek

daripada api dan menahan bangunan tetap tegak selama bangunan tersebut dalam proses evakuasi dan api dipadamkan. Bangunan dengan beton pada umumnya mempunyai ketahanan terhadap api sekitar 1-3 jam tanpa menggunakan pelapis atau sejenisnya. Sedangkan untuk ba
ngunan dengan material baja atau kayu diperlukan lapisan khusus tahan api untuk menahan bangunan dari kebakaran.

Kekakuan bangunan juga menjadi hal penting yang harus dipertimbangkan dalam menentukan jenis material yang akan digunakan. Penghuni sebuah bangunan akan pastinya terganggu apabila bangunan tersebut sangat mudah bergetar atau berosilasi terhadap angin. Masalah seperti ini jarang ditemukan pada bangunan dengan material beton karena kekakuan yang tinggi dan massa yang berat dari material beton tersebut. Berbeda dengan material baja dan kayu yang umumnya memiliki tahanan lentur yang lebih tinggi sehingga bersifat lebih elastis dan mudah berosilasi terhadap pengaruh-pengaruh luar yang ada.

Metode pemeliharaan juga dijadikan bahan pertimbangan dalam alasan pemilihan material struktur. Biasanya pemilik bangunan akan cenderung memilih bahan material yang metode perawatannya lebih ringan dibanding material lainnya. Material beton hanya membutuhkan sedikit perawatan sehingga perawatannya dapat dikatakan mudah dan ringan. Berbeda dengan material baja dan kayu yang membutuhkan perawatan yang lebih ekstra untuk menghindari karat atau korosi pada baja maupun terhindar dari serangan rayap untuk material kayu.

Hal terakhir yang menjadi bahan pertimbangan adalah ketersediaan material itu sendiri. Material penyusun beton seperti agregat, pasir, air dan semen merupakan material yang mudah untuk dijumpai dan didapatkan. Di daerah terpencil biasanya lebih banyak memakai beton bertulang sebagai material bangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>