Beton

konstruksi beton

 

Ada beraneka macam material yang digunakan dalam konstruksi. Pada umumnya, material yang biasa digunakan untuk kontruksi / struktur adalah material beton, baja dan kayu. Selain material-material tersebut, ada juga variasi material lainnya, seperti material komposit yaitu campuran dari dua material (beton dan baja) dan material lainnya seiring perkembangan teknologi yang ada.  Dalam artikel ini akan sedikit dibahas mengenai material beton.

Beton merupakan campuran dari agregat kasar, agregat halus (pasir) dan air yang diikat oleh material pengikat / pozzolan berupa semen. Nilai kekuatan beton ditentukan berdasakan kapasitas beban yang dapat diterima sebelum mengalami daktail.

Kuat tekan beton ini biasanya diuji dengan alat uji manometer. Kuat tekan beton (compress strength) biasanya dinyatakan sebagai nilai F’c atau juga bisa dinyatakan dengan K diikuti nilai kapasitas yang dimilikinya.

Material beton baik dalam menahan gaya tekan tetapi kurang baik dalam menahan gaya tarik. Bahan dasar beton berupa pasta semen dan agregat merupakan bahan yang mempunyai sifat tegangan-regangan yang linier dan getas dalam menahan gaya tekan.

Material yang  getas cenderung mengalami retak tarik yang tegak lurus terhadap arah regangan tarik maksimum. Sehingga dalam aplikasinya untuk sebuah konstruksi, material beton biasanya dipadu dengan besi yang berfungsi sebagai tulangan, yang dikenal sebagai beton bertulang. Tulangan yang dipakai dalam campuran beton tersebut berfungsi untuk menahan tegangan tarik yang terjadi (sampai pada tegangan tertentu).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>